Episode akhir yang indah :)

Bismillahirrohmanirrohim..



Teringat sebuah kisah yang dipaparkan dari seorang guru besar di SMA ku..
Tentang seorang pemuda (siswa) yang sudah kembali kepada Nya.
Kakak kelas di SMA ku, namun aku tidak begitu tahu beliau angkatan berapa?
Yang terpenting adalah hiqmah yang dapat dipetik dari kisah manis ini
dalam perjalanan menjemput ajal yang indah..

Seorang pemuda yang menghiasi masa SMA
dengan prestasi akademik & perangainya yang baik.
Tidak banyak bicara, namun santun perangainya.
Sakit yang ia derita, tak menjadikannya sebagai alasan untuk malas beribadah.
Malah bertambah dekat dengan Rabb Nya.

Beliau pun tidak ingin menyulitkan kedua orangtua nya.
Hingga suatu ketika, ajalnya pun tiba.
Ketika ia belum lulus dari sekolah.
Masih berstatus siswa SMA.

Ketika itu, didapati sedang sujud di atas sajadah yang menjadi saksi akan wafatnya.
Tidak bergerak, sudah tak bernyawa..
Inna lillahi wa inna ilayhi rooji’uun..
Beliau meninggal dalam keadaan sedang sujud.

Kala itu, beliau sedang melaksanakan Qiyamul Lail..
Menghadap Rabb Nya dalam keadaan yang baik.
Sungguh, baik dan manis sekali.
Prestasi akhirat yang tiada mudah untuk menggapainya.

Butuh pengorbanan…
Subhanallah…
betapa beruntungnya jika kita menutup episode hidup ini dengan kebaikan..
Menjemput ajal dengan rindu yang menggebu akan Rabb yang Maha Segala Nya..
Sebagai bukti, bahwa hidup ini hanya sementara.
Hanya sementara, kawan.

Akankah kita menutupnya dengan kebaikan?
Semoga Allah memberkahi akhir hidup kita dengan HUSNUL KHOTIMAH.
Amin…

Tebarkanlah Salam..

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Kalian tidak akan masuk kedalam Surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian dikatakan beriman hingga kalian saling mencintai. Ketahuilah, aku akan memberitahukan kepada kalilan sesuatu yang apabila kalian melakukannya niscaya kalian akan saling mencintai.
Yaitu "tebarkanlah salam diantara kalian."