Merindukannya...

Rasulullah merindukan "saudaranya" yang belum pernah ditemui?

jadi teringat sebuah sirah singkat, ketika menjelang wafatnya Rasulullah (kalau tidak salah, 9 hari sebelum Rasul wafat).

Suatu hari, ketika duduk bersama sahabat, tiba-tiba Rasulullah SAW berkata sambil memegang jenggotnya, “Alangkah rindunya aku untuk berjumpa dengan saudara-saudaraku“

Para sahabat bertanya, “Bukankah kami ini saudara-saudaramu?“

“Kalian sahabat-sahabatku, dan aku mencintai kalian. Tetapi aku merindukan saudara-saudaraku.“

“Siapa mereka, ya Rasulullah?”

“Saudara-saudaraku adalah orang-orang yang tidak hidup sezaman denganku, mereka yang tidak pernah berjumpa denganku, tapi mereka mencintaiku, membenarkanku, dan beriman kepadaku. Aku rindu kepada mereka, aku mencintai mereka.” Sambil berkata demikian, air mata Rasulullah SAW menetes membasahi jenggotnya, dan para sahabat menundukkan wajahnya seraya ikut menangis.

subhanallah..betapa pilunya hati ini jika kita tidak merindukan Rasulullah..
Bangkitkan hati ini untuk mencintai Rasulullah. Agar kita termasuk ke jajaran saudara yang Rasulullah rindukan..

syahdunya cinta Rasulullah..

@ Home..

Innallaha ma'ana...




Bukankah dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram?
yupz..kalimat penggugah yang menjadi perisai hati saya.
subhanallah, dengan mengingat-Nya saja hati kita menjadi tenang?

teringat di berbagai peristiwa.
ketika dalam kesulitan di kereta, di kampus, di rumah, dll..

saat-saat sedang sendiri di pekatnya malam.
ternyata Allah memberi ketenangan hati ini..
subhanallah.

ketika hampir dicuri di kereta, ternyata Allah menyadarkan diri ini..
Alhamdulillah, selamat.

ketika kehilangan uang untuk ongkos pulang..
tenyata Allah kembali menunjukkan kasih-sayangNya lagi.
subhanallah..

Allah itu ada.
Jangan pernah meragukan keberadaan-Nya.
Allah itu selalu memperhatikan hamba-Nya.
Yakinlah..Allah bersamamu sobat.

Allah tak pernah lengah. Apalagi tidur..
berdoa lah..
sesungguhnya kekuasaan Allah tak akan pernah habis.
sekalipun smua manusia di bumi ini meminta kepada Nya
namun tak mengurangi kekuasaan Nya sedikitpun.

Bismillah, hadirkan Allah dalam tiap langkah hidup kita..
mau ke kampus, ke pasar, ke stasiun, ke kantor, ke sekolah,dll..

Innallaha ma'ana..
:)

Wajah pun berda'wah?



Tteringat tausiyah dari sahabat..
wajah ini..modal yang kita miliki.
mampu menjadi media da'wah.
wajah yang teduh, penuh dengan ketenangan.
senyum yang tulus dan pada tempatnya.
indah..mewarnai islam yang semakin mulia..

wahai sahabatku..
Rasulullah berda'wah dengan wajahnya yang teduh dan penuh keimanan..
dengannya, banyak orang yang masuk islam.
dengan wajah berseri, penuh cinta..
kita bisa berda'wah..
indah bukan?

keep your face.
sinkronisasi hati.
maka akan terpancarlah aura ruhiyah dalam wajahmu.
tanpa dimanipulasi.
natural dan memesona.
bukan karena tampan atau cantik.
tapi wajah yang tulus dan ikhlas.

menyingkap tabir dunia yang penuh dengan hingar bingar.
ya Rabb, ampunilah kami.
Jika wajah ini tak mampu senantiasa berseri.
sehingga saudara-saudara kami merasa tersakiti.
jutek?terlihat kusut?kusam dan menyeramkan..

naudzubillah..
smoga senantiasa kita berikan yang terbaik.
wajah ini adalah media da'wah.
jangan disalah arti-kan.

innamal a'malu binniyat.
Allahu Akbar!!!