Aku mulai menerima pilihan ini...

Aku mencoba menerima keputusan ini dengan hati lapang. Mungkin ini lebih baik bagiku, jika aku mengetahui. TMD, merupakan jurusan yang memang sempat terbesit di pertengahan niatku. Saat istikharahpun, aku lebih mantap ke TMD.. Entah mengapa setelah kuliah selama satu bulan, pilihan bulatku kembali pada TKJ.

Tak disangka, ternyata dosenku tak menginginkan aku bergelut di sana. Awalnya, memang terpaksa. Sedikit merasa aneh juga, karena beliau tidak melihat IP dan hanya dengan melihat aku, langsung menjudge kalau aku lebih cocok di TMD..

Alhamdulillah berkat rahmat Allah, aku merasa memang ini pilihan yang terbaik.
Aku hanyalah manusia, sedangkan Allah Raja alam semesta ini. Maha Mengetahui.

Bersyukur, kian kurasakan saat ini. Merasa bahwa TMD merupakan lahan yang asyik bagiku untuk memperdalam kemampuan coding dan analisa dalam dunia programming. Selain itu, sohib TMD memang baik-lucu-seru-pintar-dan kekeluargaannya sudah mulai terasa sejak Rinanda Febriani sakit. Ternyata ada hikmah di balik penderitaan. Yakni terbentuknya kepedulian alami yang melahirkan nuansa kekeluargaan yang hangat. Hidup TMD!!!

Refreshing

Bismillah...

Selasa, 27 Des 2011.
Aku mendapatkan sesuatu hal yang sangat berharga.
yakni ukhuwah yang manis, insyaAllah.
Alhamdulillah, bahagia sekali.
Aku merasa ada sesuatu hal yang berbeda pada hari selasa kemarin.
Semangatku kembali lagi.
Aku bagaikan mendapat cahaya yang terang dengan sinar yang tulus.
Bukan sinar yang redup seperti hari - hariku akhir-akhir ini.
Bahagia...karena memiliki tujuan yang sama.
ilallah.

saudariku bilang, jika kita dihadapkan dengan satu masalah..
hanya ada dua kemungkinan : kebenaran yang menang, atau keburukan yang merajalela.
istighfar saja diri ini mendengarnya..
aku kembali diingatkan dengan nafas - nafas perjuangan.
aku merasa hidup kembali.
Allah...terimakasih atas karunia yang telah Engkau berikan.

Sejenak, aku merasa bahwa inilah yang aku cari - cari sebulan terakhir ini.
Pengingatan akan Assaja'ah fidda'wah.
yup keberanian...
Aku juga kembali diingatkan akan keikhlasan dalam beramal.
Buat apa cari muka di hadapan manusia?
sedangkan ia tak bisa berbuat apa-apa jika Allah tidak mengizinkan?
Buat apa kita berpura - pura baik, kenapa kita tidak sekalian totalitas saja dalam kebaikan?

luruskan niat...(untuk diriku).
bukankah Allah menciptakan kita untuk menyembahNya?
bukan menjadi ekor manusia?
jangan bangga dengan amalan yang sedikit di dunia ini.
sesungguhnya prestasi akhirat itu lebih manis.
dan itulah prestasi tertinggi.

hari ini, aku kembali menyegarkan diri.
aku dan tika shalihah berbincang-bincang seakan-akan kami sudah lama kenal.
padahal baru hari ini aku berbicara serius dengannya.
(Bukan berarti yang lalu ga serius...:D)

hari ini aku merasa dekat dengannya...
sharing tsaqofah, pengalaman, dan ghirah.
kami membahas problematika umat saat ini..
kemudian kami juga membahas mengenai latar belakang masing-masing.
dan banyak hal.

Ketika makan siang bersama...Aku, tika, dan maria memutuskan untuk ke UI jika tidak ada dosen.
Taktis.
Setelah izin dengan teman-teman kelas, kami pun berangkat.
Di perjalanan, kami berbincang-bincang mengenai banyak hal.
InsyaAllah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.
Kami membahas Al-Quran, pengalaman,dll.

Saat di deborah, kami duduk di kursi paling belakang.
Karena suatu hal, akhirnya aku dan tika berdiri.
(kami sama-sama orang yang mudah mual jika duduk di kendaraan).
Di sanalah kami kembali bertukar informasi.
Bersenandung dengan nasyid haroki.
syahdu sekali rasanya.
indah dan meresap ke dalam kalbu.
*biarkan orang-orang di bis sedikit terganggu dengan tingkah kami.:D

Setelah tiba di pondok cina, kami pun turun dari bis.
Aku bertemua sosok seorang ibu yang baik sekali.
Alhamdulillah, ada yang mendoakan...:D

Aku loncat dari bis, seperti biasa itulah deborah.
Aku lupa, saudariku tika dan maria masih di belakang,
'Afwan yaa...
mereka agak kaget sedikit dengan peristiwa turun deborah tadi..
yah begitulah bis di jakarta, keras.

usai shalat @ MUI, kami meluncur ke perpus UI.
Bertemu dengan lilis, FISIP UI.
Subhanallah, seru pertemuan hari ini.
Terlebih, buku - buku Islam di sini bagus untuk dibaca.
Kami mengambil buku yang berbeda.
Tanpa disadari, kami bertiga tenggelam dengan alunan kata dalam bacaan masing-masing.
Dan tanpa disadari, kami juga membahas tentang isi buku tersebut.
Sejuk sekali di perpus, kami merasa istirahat sejenak di sini.
Usai shalat maghrib, kami menuju ke Kober UI.
Makan malam dan alhamdulillah ditraktir oleh lilis.
Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat..

Sekitar jam 19.45 kami berangkat dari kober.
Kembali naik deborah.
Lumayan, ngebut juga.
Sesampainya di kostan, kami langsung beristirahat sejenak.
Dan kedua saudariku pun kembali ke kostan mereka.
Jazakillahu khairan atas hari ini saudariku..
Semuanya karena Allah.
Bukan karena kita, atau manusia.
Smoga Allah menjaga ukhuwah ini.
Aamiin..:D

Aku menemukannya!

Haus, kering, dan tandus sempat melanda hati..
Astaghfirullah..
bukan, bukan karena tidak lingkaran lagi.
tapi kondisi di sini sungguh memutar otakku.

aku di antara jurang yang sebenarnya ada batas.
jujur, bukan aku yang mengalami secara langsung..
tapi apakah kebatilan bisa bercampur dengan yang haq?
TIDAK!

Posthink...
tapi kian lama pergolakan hati ini memuncak..
mendidih dan geram dengan kepura-puraan yang melanda..
aku galau.
smoga karena Allah. Bukan karena hawa nafsu.

Apa yang akan aku pertanggungjawabkan di hadapan Allah nanti?

jika melihat kebatilan secara terus menerus, diri ini khawatir -
terserang virus kalimat "sudah biasa koq..."
aku muak mendengar pernyataan itu!

yaa ayyuhal ikhwah,
dalam persahabatan ada batas.
pergaulan ikhwan - akhwat, sudah jelas tlah Allah jelaskan aturannya.
lalu, persahabatan seperti apa yang sedang engkau perjuangkan?
jika menghalalkan yang haram dan syubhat?
membiasakan hal yang tidak biasa?
membiaskan hal yang semula jelas?

kita itu sedang ditatap oleh Allah.
apakah Rasulullah pernah mencotohkan hal yang seperti itu?
TIDAK!!
Lalu siapa yang sedang engkau teladani?

Maafkan aku yang lemah ini ya Rabb..
semoga Engkau berkenan untuk membuka hati kami.
Membuka tabir keburukan diri ini dengan jelas.
agar kami tidak terlambat menyadari kekurangan kami.

Dunia ini...tak indah tanpa ridhoMU
Dunia ini ... sungguh tak berharga tanpa cintaMU
Bismillah, luruskan niat.
sungguh, aku tak ingin menjadi penghancur ad-dien.
ya Allah, izinkan diri ini menjadi pembangunnya.
tegak, di atas kebenaran.

Allahu Akbar!

First Project on D4...

Alhamdulillah, kemarin dapat tawaran untuk ikut project dari dosen.
Yupz,sekaligus untuk menambah pengalaman... tak salah untuk dicoba.
Project pertama bersama teman - teman D4 ITB kelihatannya seru juga.
Meskipun waktu luang tersisihkan... Yupz, gpp santai aja... semoga bermanfaat.
Dari pada diam, yang berarti mati?! (kata mahasiswa yang lagi aksi)

Project di sini bukan hanya dapat nilai plus dari segi akademik.
ada side point.
mau tau?

ya, belajar psikologi individu kami yang unik.
mungkin karena 'hardworking' atau 'hardcoding'...
jadi timbul pribadi - pribadi aneh yang timbul dari tekanan.
he, ini sich analisa awal aja...

hari ini, lumayan seru juga.
translate materi komunikasi data yang berbahasa inggris.
sip, nambah lagi vocab walaupun sedikit.
hehe

memang harus sering latihan translate bahasa inggris.
supaya menambah nutrisi ilmu.

aamiin..

semangat sheilla!!!

Speak in english, please!

Bismillah..
Senin, 19 Des 2011 kemarin demam UTS Java dan speaking english.
Seru, ngeri, lucu, dan kreatif.
Begitulah batch 5 ITB.
Di sini kami mencoba untuk membentuk keluarga yang hangat.
sejuk dan tulus.
Olahraga bersama ketika kamis lalu di UT, belajar bersama,makan bersama, dan belajar berbahasa inggris bersama.


















Bahagia dan bersyukur pada Mu
telah KAU anugerahkan sobat-sobat pilihan yang luar biasa.
Aku belajar banyak hal di sini.

Warna kami indah.
:)

Suatu hari nanti, kami akan menjemputmu

Bismillah..

Tertegun, menunduk, dan butiran itupun jatuh.
berita itu mengingatkan aku akan suatu kepastian.
bukan hal yang ghaib.
bukan!

aku sering diingatkan akan hal ini akhir2 ini.
Kematian.
maut.

ketika membuka facebook, begitu banyak informasi mengenai kematiannya.
dia kakak kelasku di telkom PNJ.
Innalillahi wa inna ilayhi rooji'uun..

Tak ada yg menyangka hari Rabu, 14 des 2011 ia sudah tiada.
RahasiaMu sungguh indah mengagumkan ya Rabb.
Sekitar sebulan yang lalu aku bertemu di stasiun dgn alm.
tak pernah menyangka ajalnya dekat
bisa jadi, giliranku juga dekat.
tidak ada yang tau, kecuali Allah.

Semoga Allah meridhoinya, menerima amal baiknya selama di dunia.
aamiin.

dan bagi kita yang masih hidup, alangkah baiknya persiapan sejak dini.
karena kita tak pernah tau, kapan nafas ini terhenti.
dan kubur tlah menanti.
ia pasti, janji Rabbi, dan bukan fantasi.

ingatlah mati.
ingatlah mati.
ingatlah mati.

jangan sampai gumpalan penyesalan itu hadir, dikala kita sudah di alam kubur.
Bismillah, mulai saat ini.
Jemputlah seni kematian dengan keindahan yang tiada tara.
pulanglah dengan jiwa-jiwa yang tenang.
suatu saat kami akan menjemputmu kak.
ini hanya masalah waktu.
bisa jadi, setelah ini adalah giliranku.

Mohon maaf atas segala khilaf.
Al-fakir

Do'aku yang terdahulu



















Alhamdulillah.

Allah masih menunjukkan jalan cintaNya kepada diri ini.
Beberapa bulan yang lalu, aq berdiskusi dengan teman-teman yang sudah bekerja.
Aq bertanya, apakah do'a yang kalian panjatkan ketika sudah diterima kerja?
Ada yang meminta untuk istiqomah, rezeki yang halal, dan yang menggugah hatiku adalah meminta untuk mendapatkan keluarga baru di tempat kerjanya.

Subhanallah...
aq jadi terharu. Permintaan yang terakhir itulah yang belum terbesit dalam otakku. Yupz, senang dan bahagia karena bertambah 1 hikmah lagi..:D
Dan karena itulah, aq menjadi terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.
Berdo'a dan berharap untuk mendapatkan keluarga baru di tempat Kuliahku nanti.
Alhamdulillah...
Allah memberikan aq sahabat-sahabat yang baik di sini.
Sahabat dari SMA, teman 1 kamar di kostan, sahabatku dari padang, dosen yang bersahabat, dan lainnya.
Aq merasa penuh di sini. Mereka lucu, tulus, cerdas, sholeh/ah, dan segudang kebaikan lainnya.

Kepada saudara/iku semuanya, terimakasih atas inspirasi dan kebaikannya.
Semoga Allah menjaga silaturrahim kami...
Aamiin

Semuanya tlah berubah

Bismillah...

Dimulai dari hari ke-5 nuansa kuliah kian berubah.
Entah, ketika awal kuliah aku merasa kuliah adalah beban.
Tapi sejak dosen kami berganti, ternyata anggapan tersebut telah ku tepis jauh.
Yupz, terimakasih untuk Bapak Rizal atas ilmunya yang insyaAllah bermanfaat.
Dan merubah paradigma saya bahwa belajar java sangat membosankan.

Ingat salah satu rukun yang penting dalam sesuatu.
Point pertama yakni Al-Fahmu.
Faham.
Bukan Hafal ya...
Begitulah kita kalau belajar java.
Bukan menghafal, tapi memahami.
Jangan hanya mengejar target, materi A harus selesai dalam waktu 1 pekan.
Sementara diri kita masih terseok-seok untuk memahaminya.
Bahkan ketika hari ini aq mulai merambah belajar java mobile, aku semakin penasaran
dengan java.

Ya Rabb, berikanlah aku kesempatan untuk memahami ilmu Engkau Yang Maha Luas.
Aamiin.

-semangat selalu sobat-