Refleksi jiwa sebelum Ramadhan



Bismillah...
Tarhib Ramadhan (Tema: Refleksi jiwa sebelum Ramadhan)
Masjid UI. Ahad, 8 Juli 2012
Oleh : Ustadz Arsalsyah


Ramadhan merupakan bulan kemenangan ruhiyah. Why?Karena banyak senjata (ibadah) ketika Ramadhan..so, gunakan potensi besar ini..Ramadhan hendaknya dapat memompa semangat kita untuk beribadah lebih baik lagi.

Contoh: Imam Syafi'i --> dapat mengkhatamkan Al-Qur'an 60x dalam 1 bulan..Lalu kita??

Hadits Rasulullah 
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
 ”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Maksudnya?
1. Ramadhan hendaknya disertai dengan keimanan (jangan sekedar menahan lapar+haus)
2. Harus ada target dan rencana. Buatlah targer secara detail.
Misalnya: Tilawah per-hari mau berapa juz? alokasi waktunya kapan saja? Lalu ukur kemampuan kita, mampu duduk untuk tilawah berapa jam?. Saran dari ustadz'y..tilawahnya ba'da shalat..;)
3. Kurangi kegiatan2 yang minim manfaat.
Contoh: Buka puasa bersama (bahasa keren: BuBer) dikurangi, karena biasanya kegiatan yang satu ini malah mengurangi alokasi waktu kita untuk menggenjot amal shalih pada bulan Ramadhan..kalau kata ustadznya, harus ada batas maksimal. Jangan sampai, kita ga tarawih karena ada acara buka puasa bersama yang memakan waktu lama..  

وَاحْتِسَابًا?
ini artinya adalah menghitung - hitung..menurut pemaparan ustadz'y, arti menghitung - hitung ini adalah merencanakan dengan matang, kita mau apa di bulan Ramadhan ini? Goalnya apa? Caranya gimana? Waktunya berapa lama dan kapan? sama, kaya' poin ke 2.

 Persiapan Ramadhan ada 4:
1. Al-isti'dat Ruhiyah : Persiapan Ruhiyah. Ini merupakan energi terbesar, ibaratnya kalau fisik kita lagi ga fit sekalipun, ibadah tetap semangat karena Ruhiyahnya yang mantab!

2. Al-isti'dat Fikriyah : Gali sebanyak - banyaknya pengetahuan mengenai Ramadhan.. Jangan mpe, ada bonus yang terlewat. "Banyak ga tau, Banyak yang lewat".
Contoh: Ketika sahur, perbanyaklah melakukan amal shalih (ibadah). Misalnya berdo'a, tilawah, wirid, muroja'ah hafalan, tahajud,dll. Yang ini biasanya terlewat lhoooo..jangan mpe, ketika tasahharu (waktu sahur) kita gunakan cuma buat makan sahur aja..;)
Trus, ketika tarawih juga..yang utama ntu selesaikan hingga witir (selesai). Karena ganjarannya dicatat sebagai shalat malam semalam suntuk..;)

3. Al-isti'dat Maliyah : Persiapan harta. Buat baju lebaran? Bukan, tapi untuk beramal (infaq+shadaqah) sebanyak2nya.. Orang Mesir, saat Ramadhan biasanya mereka pulang kerja lebih awal. Buat apa? Buat membuka lapak makanan berbuka puasa. eits..ga dijual lho..sengaja buka lapak untuk dibagi - bagikan ke orang - orang yang lewat.. Subhanallah!
Oia..Rasulullah SAW biasanya senantiasa berinfaq ketika Ramadhan (maksimal banget!)

4. Al-isti'dat Jasadiyah : Persiapan Jasadiyah (Fisik), jangan sampai kita terseok - seok, bahkan terganggu Ramadhannya karena tidak menjaga amanah Allah yang satu ini (baca: fisik/jasad).

Optimalkan Ramadhanmu!
Karena, bisa jadi ini merupakan Ramadhan terakhir kita..ayooooo semangat!!
Banyak2 do'a yuk..semoga kita sampai pada Ramadhan..;)

ya Allah sampaikan aku di bulan ramadhan..
Makna do'a ini..khususnya pada kata "sampaikan aku" (baca: Ballighna) bukan hanya dilihat dari segi waktu. Atau pengharapan diberikan kesempatan hidup hingga ramadhan nanti. Namun ada arti lain..yakni berdo'a agar kita sampai pada hambaNya yang memenuhi persayaratan pada kriteria Ramadhan yang penuh berkah.
Pemenuhan persyaratannya itu adalah persiapan yang dilakukan pada bulan2 sebelumnya. seperti pada bulan rajab dan sya'ban. Intinya, keberkahan bulan rajab dan sya'ban diraih untuk mengumpulkan kebaikan dalam memenuhi tuntutan Ramadhan. Jangan sampai ramadhan kita tidak sampai pada keberkahan.
Pertanyaan untuk tiap diri:" Apakah kita pantas, mendapatkan keberkahan pada bulan Ramadhan?"
InsyaAllah, aamiin..:)

semangat!!!!!

Posting Komentar