Ya Rabb, Engkau-lah yang mengajarkanku

Bismillah...

Ya Allah jadikanlah air mataku hanyalah untuk Mu..
Bahagiaku hanya untuk Mu..
Cintaku hanya untuk Mu..
Shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Mu..

Ya Allah..sungguh, hambamu ini adalah insan yang mudah lupa.
Padahal dalam tiap shalat, hamba senantiasa mengucap janji setia padaMu.
Namun.. kekhilafan terus membayangi tiap desah nafas.
Nampaknya, syaithon tak pernah rela melihat kami sujud padaMu.



Ya Rabbi.. perlindungan hanya milikMu
Yang Maha Menyaksikan setiap saat hanyalah Engkau.
Bahkan, di kala tak ada yang ingin mendengar keluh kesahku.
Itulah saatnya.. dan mestinya sedari dulu.. aku kembali menunduk menangis menghadapMu.
Dan, sekali lagi. Engkau selalu setia setiap saat.

Sungguh, hanya Engkau Yang Maha Suci.. namun, kau mengajarkanku arti ke-tawadhu-an.
Subhanallah, Sang Maha Suci yang senantiasa menerima ampunan lumuran dosa hamba - hambaNya.
Allah.. Kau lah Kekasih sejati yang sesungguhnya. :')

Di saat yang lain ogah menemani hamba ini mengarungi badai cobaan..
Lalu Engkau menenangkan hati ku yang sedang gusar.
Dengan lembut, Engkau berfirman : "Innallaha ma'ash shoobiriin.."
Dan di saat itu pula, Engkau sedang mengajarkan arti kesabaran agar membersamaiMu.

Ya Allah.. dengan apa aku menjadi hamba terbaikMu?
Semestinya hamba malu.. terlalu banyak meminta kepadaMu.
Dan.. dengan kasih sayang Mu Engkau berfirman : "Berdo'alah kepadaKu.."
Engkau mempersilahkan kami, agar tak malu lagi untuk berdo'a..
Di saat aku meminta dunia, Engkau berfirman dengan tegas..
"Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (An-Nahl: 96)
Dengan sigap hambaMu yang lemah ini berbalik arah meminta ridhoMu yang tiada tara..
Jannah--> agar aku bisa bersama dengan para kekasih Mu..
Engkau mengajarkan arti keabadian dengan demikian santun..

Sungguh, keabadian hanya milikMu..
Dan dunia ini pun sekarang senyum getir menyaksikan taqdirnya yang hanya sementara..

Posting Komentar