Aku rindu kalian karena Allah

Indahnya bergandengan tangan dalam meraih ridho Allah.
Insan mana yang sanggup hidup sendiri?
Jika kesendiriannya tak membuat 'mati' hablum minan naas-nya
Menafikan sunnah Rasul dalam berjama'ah



Teringat perjuangan kita dulu saat membangun cintaNya
Yah..tentunya dengan versi kita yang masih pemula dalam da'wah ini..
Godaan syaithon insya Allah dirasa sanggup ditangkis kala berjama'ah..
Karena ada saudara/i kita yang mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.

Perjuangan ini.. akan terasa berat jika dipikul sendiri-sendiri.
Langkah seribu pun tak akan bisa diraih dalam 1 malam.
Padahal jika berjama'ah, potensi kita bisa bersatu padu terhimpun jadi sebuah amal yang besar.
Lebih luas jangkauannya, karena hasil karya bersama.

Saat kita merasa rapuh, akan ada saudara seiman yang menguatkan.
Rela menghentikan langkahnya sejenak untuk menggandeng kita agar tetap maju.
Perjalanan hidup tak selalu bahagia, kadang aku bahagia dan kadang jua sedih.
Namun kehadiran kalian, saudariku..
Mematahkan rasa rapuhku hingga berganti menjadi semangat beramal bersama kalian.

Terimakasih atas perjuangan kalian dalam mengingatkan jiwa yang lalai ini.
Tak sedikitpun niat untuk melupakan kalian, meskipun raga kita saling berjauhan.
Aku rindu kalian karena Allah.
Perjuangan kita tak berhenti sampai di sini, saudariku...
Jadilah pejuang-pejuang Allah dengan ragam cara yang disukaiNya.

Insya Allah kita hujamkan dalam hati ini untuk mempersiapkan reuni.
Reuni di JannahNya kelak :)

Jakarta, 29 November 2013
SRF

Posting Komentar