Dari Kakak menjadi Abi..

Bismillah..

Ini adalah yang kedua kalinya upayaku untuk mengubah panggilanku kepada suami tercinta. Lima bulan pernikahan kami berlangsung, aku tak pernah berhasil mengubah panggilan dari Kakak menjadi Aa (panggilan kakak untuk orang sunda). Entah mengapa, mengubah habits yang satu ini begitu sulit dirasa. Aku pernah mencoba memanggil Aa dengan bahasa tulisan ketika di WhatsApp atau SMS. Namun akhirnya kembali lagi ke kebiasaan semula. :D

Alhamdulillah sejak kurang lebih sebulan yang lalu.. suamiku bilang begini:
"De.. mulai saat ini kita pantaskan diri jadi Abi dan Ummi. Nah..ummi panggil kakak Abi yaa.. nanti ka panggil de ummi.. Oke?"
Aku jawab.. "Iya kak..In syaa Allah."

Alhamdulillah sejak itu pelan-pelan aku mencoba memanggil suamiku dengan panggilan sayang Abi. Intinya, perubahan kali ini terasa lebih mudah dibandingkan yang lalu. Dan aku menyimpulkan.... bahwa sesuatu perubahan akan mudah dijalankan ketika kita memaknai perubahan tersebut untuk mengharapkan tujuan tertentu.

Nah..sekarang aku jadi kikuk ketika memanggil suamiku "kakak.." hehe :D

Posting Komentar