Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Jangan Buka Jilbabmu Sampai Engkau Baca Basmalah

Gambar
Manusia tidak bisa melihat jin, namun jin bisa melihat manusia dalam semua keadaan. Tidak segan-segan, jin yang kurang bertanggung jawab juga akan melihat seorang manusia dalam posisi ketika dia tidak mengenakan pakaian sehelai pun. Misalnya.. saat di rumah atau di kamar mandi. Untuk menanggulangi hal ini, Rasulullah SAW mengajarkan agar kita membaca "Bismillah..." saat hendak membuka pakaian. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Penghalang antara jin dengan aurat bani Adam, apabila kalian masuk kamar mandi, ucapkanlah "Bismillah." (HR. Tirmidzi no 606 dan dishahihkan al-Albani). Dalam lafadz yang hampir sama hadits ini juga diriwayatkan oleh Ath-Thabrani 3/67. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam shahih Al-Jami' no 5923. Jika seorang wanita yang begitu pemalu telah merasa aman dari pandangan manusia karena dia senantiasa menutup auratnya, janganlah dia merasa aman dari pandangan b...

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk

Gambar
Bismillahirrohmaanirrohiim... sumber gambar: Al-Fatih Studios Kalimat ta'awudz begitu sering diucapkan. Dan pertanyaannya, apakah sering jua diingkari? Semoga tidak, Diri ini hanya ingin membuka ruang muhasabah bagi diri sendiri, maupun bagi saudara/i seiman.. Yuk, muhasabah… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun dengan sengaja meninggalkan shalat… engkau kemanakan Allah dan RasulNya? aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Tapi masih asyik mendekati zina? (Al-Isra': 32) aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Realnya, hobi menghujat saudara sendiri… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun merasa nikmat ketika menenggak minuman keras… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun dengan tenang memutuskan tali silaturrahim dengan saudara se-iman… aku berlindung kepada Allah dari godaan syait...

Dua Pasang Mata di Tengah Salju: "Al-Qur'an Bukan Cokelat !"

Gambar
( Banyak yang sebenarnya harus saya catat ketika bekerja menemani anak-anak di berbagai daerah dan negara. Namun,cerita yang satu ini amat berkesan. Menohok konsep diri. ) Anak-anak hebat tidak selamanya lahir dari fasilitas yang serba lengkap, bahkan sebagian dari mereka disembulkan dari kehidupan sulit yang berderak-derak. Mereka tumbuh dan berkembang dari kekurangan. Pada sebuah musim dingin yang menggigit, di sebuah pedalaman, di belahan timur Eropa, kisah ini bermula. Kejadian menakjubkan, setidaknya bagi saya. Salju bagai permadani putih dingin menyelimuti pedalaman yang telah kusut masai dirobek perang yang tak kunjung usai. Dentuman bom dan letupan senjata meraung-raung dimana-mana. Sesekali, terdengar ibu dan anak menjerit dan kemudian hilang. Di tenda kami, puluhan anak duduk memojok dalam keadaan teramat takut. Sepi. Tak ada percakapan. Tak ada jeritan. Hanya desah pasrah merayap dari mulut mereka terutama ketika terdengar letupan atau ...

Aku rindu kalian karena Allah

Gambar
Indahnya bergandengan tangan dalam meraih ridho Allah. Insan mana yang sanggup hidup sendiri? Jika kesendiriannya tak membuat 'mati' hablum minan naas-nya Menafikan sunnah Rasul dalam berjama'ah Teringat perjuangan kita dulu saat membangun cintaNya Yah..tentunya dengan versi kita yang masih pemula dalam da'wah ini.. Godaan syaithon insya Allah dirasa sanggup ditangkis kala berjama'ah.. Karena ada saudara/i kita yang mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Perjuangan ini.. akan terasa berat jika dipikul sendiri-sendiri. Langkah seribu pun tak akan bisa diraih dalam 1 malam. Padahal jika berjama'ah, potensi kita bisa bersatu padu terhimpun jadi sebuah amal yang besar. Lebih luas jangkauannya, karena hasil karya bersama. Saat kita merasa rapuh, akan ada saudara seiman yang menguatkan. Rela menghentikan langkahnya sejenak untuk menggandeng kita agar tetap maju. Perjalanan hidup tak selalu bahagia, kadang aku bahagia dan k...

Tafsir Al Kahfi 94-98

Gambar
Oleh: Ust. Agus Salim, Lc Kisah Zulqarnain Penguasa yang mensukseskan da'wahnya. Kekuatan dan kebenaran menjadi satu. Al quwwah wal haqq ibarat saudara kembar. Kebenaran tanpa kebenaran maka diabaikan. Kekuatan tanpa kebenaran maka dzalim. Objek da'wah pada kisah Zulqarnain merupakan kaum yang terdzalimi. Al Kahfi ayat 94, rakyat zulqarnain mengadukan tentang kekejaman yakjuj dan ma'juj. Kunci kesuksesan Zulqarnain. 1. Respek terhadap keluhan dan keadaan sekitar. Segera mejawab dengan amal (94). Talkless and more action :) 2. Ikhlas, tanpa pamrih. Apa yang di sisi Allah jauh lebih baik daripada apa yang di tangan manusia (95). 3. Quwwatul irodah / kuatnya tekad dan keinginan untuk membuat perbaikan dan perubahan serta mencegah kerusakan (95-96). 4. Melibatkan seluruh elemen dan kekuatan serta potensi yang ada, tidak kerja sendirian. Seluruh potensi yang ada dilibatkan. Sinergi/Amal Jama'i. - Kesuksesan terwujud atas seizin Allah (97). - Mengembalika...

Ramen by Request

Gambar
Bismillah.. Alhamdulillah ya Rabb, bahagianya bersanding dengan suami yang baik sekali. Alhamdulillah bi ni'matillah. Sudah beberapa hari yang lalu aku ingin sekali menyantap ramen dengan suami tercinta. Ahad lalu, tepatnya tanggal 23 Februari 2014 suamiku mengajakku untuk mengunjungi kampusnya di Bogor. Akupun ikut serta larut dalam kegiatan musyawarah akbar di sana. Ternyata suamiku berupaya mencari rekomendasi tempat makan ramen yang enak di sekitaran kampus. Ah, teh reni sampai repot-repot bertanya ke beberapa akhwat untuk mendapatkan info tempat makan ramen yang enak di sana. Alhamdulillah ada satu akhwat yang bernama Khoda, yang memberikan beberapa informasi yang oke.. Alhamdulillah.. Ba'da ashar, aku dan suami menelusuri jalan dengan si revo untuk hunting ramen. Alhamdulillah ketemu juga lokasinya. Sebelum pesan, seperti biasa aku menanyakan status kehalalan makanan ini kepada salah satu pelayan di sana. Alhamdulillah halal. Suamiku pesan ramen yang pedasnya level ...

dari Allah, untuk perbaikanku

Gambar
Bismillah.. Segala puji hanya bagi Allah, yang melimpahkan nikmat tiada tara dan tak terhingga. Usiaku saat ini 23 tahun, sejak 22 Februari 2014 lalu. 23 tahun yang akan dan memang harus aku pertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak. Aku bersyukur sekali menjadi bagian dari kaum muslimin. Allah menggariskan aku menjadi muslim adalah anugerah yang tak terhingga nilainya. Namun, ada yang mengganjal di dalam hatiku saat ini. Aku belum serius dalam melakukan perbaikan dalam tiap detik yang dititipkanNya. Aku masih lalai. Belum mampu mengatur diri ini dengan bijak. Aku tau bahwa dunia ini hanya sementara. Aku ingin bangkit ya Rabb. Aku harus lebih bermanfaat dari hari yang lalu. Aku ingin menjadi hambaMu yang shalih dan kembali dalam keadaan Qolbun salim. Aku ingin begiini, aku ingin begitu.. banyak sekali. Aku berharap semoga tulisan ini menjadi penyemangat diri dan saksi upaya perbaikan diri ini. Aku ingin bangkit ya Rabb. Menurutku, aku belum berbuat apa-apa untuk Islam. Namun,...

Dari Kakak menjadi Abi..

Gambar
Bismillah.. Ini adalah yang kedua kalinya upayaku untuk mengubah panggilanku kepada suami tercinta. Lima bulan pernikahan kami berlangsung, aku tak pernah berhasil mengubah panggilan dari Kakak menjadi Aa (panggilan kakak untuk orang sunda). Entah mengapa, mengubah habits yang satu ini begitu sulit dirasa. Aku pernah mencoba memanggil Aa dengan bahasa tulisan ketika di WhatsApp atau SMS. Namun akhirnya kembali lagi ke kebiasaan semula. :D Alhamdulillah sejak kurang lebih sebulan yang lalu.. suamiku bilang begini: "De.. mulai saat ini kita pantaskan diri jadi Abi dan Ummi. Nah..ummi panggil kakak Abi yaa.. nanti ka panggil de ummi.. Oke?" Aku jawab.. "Iya kak..In syaa Allah." Alhamdulillah sejak itu pelan-pelan aku mencoba memanggil suamiku dengan panggilan sayang Abi. Intinya, perubahan kali ini terasa lebih mudah dibandingkan yang lalu. Dan aku menyimpulkan.... bahwa sesuatu perubahan akan mudah dijalankan ketika kita memaknai perubahan tersebut untuk men...