Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Zakat itu menyembuhkan dan membersihkan

Gambar
Bismillah. Malam itu.. subhanallah sekali. Full tausiyah. Full hikmah. Lepas tarawih, seorang ustadz memberikan pengingatan kepada jama'ah tarawih mengenai ZAKAT. Yuk mari kita simak.. Zakat, merupakan penyembuh dan pembersih. Dapat dianalogikan seperti berikut: "Jika kita memotong ayam, maka yang pertama kali kita keluarkan adalah darah dan kotorannya terlebih dahulu. Mengapa darah? karena darah merupakan tempat berkembangnya bakteri yang dapat menyebabkan penyakit." Nah, apabila kita punya harta.. pangkas dulu untuk zakat. Jangan - jangan selama ini kita tidak sehat karena "tamak" terhadap harta. Sehingga menyebabkan hinggapnya penyakit. "Jika kita makan mangga, apa yang pertama kali kita lakukan? apakah kita langsung memakannya dengan kulitnya juga? Tidaaaak!!, kupas terlebih dulu kulitnya yang paling luar. Agar lebih bersih dan sehat untuk dikonsumsi. Dan..kulitnya bisa kita berikan kepada kelinci. Bermanfaat, bukan?" "Ketika k...

I'd Mubarrok !

Gambar
Alhamdulillah, di hari ke-3 syawal ini aq masih diperkenankan untuk hidup. Rasanya..lumayan berat meninggalkan Ramadhan yang semakin terasa singkat. Sedihh.. Namun, diri tak boleh larut dalam kesedihan. Meskipun tak sahur bareng keluarga lagi. Jujur.. Ramadhan memang moment terindah dalam setiap tahun. Sahur bersama, shalat berjama'ah, tilawah dimana2.. Oh, syahdu sekali syahrul tarbiyah itu.. Ketika syawal menyapa, Syukur tak boleh ditanggalkan! Sebenarnya aku sedang menegur diri sendiri. Hehe Itulah, bekal. Bekal saat ramadhan untuk 11 bulan ke depan. Kalau menurut Syeikh Quraish Shihab, cara untuk tetap menumbuhkan iklim Ramadhan adalah.. Berkumpul dengan orang - orang shalih. Subhanallah. Dengan begitu, insyaAllah kita tak kan kembali maksiat. Iklim tausiyah yang tak putus - putusnya dari saudara seiman. Oh, sangat berharganya ^^ Itulah Islam, tak membiarkan tubuhnya yang lain terserang virus. Kudu, mesti, harus, diobati sejak dini. Bahkan, kalau ...

Peduli Jilbab Featuring ITJ

Gambar
Bismillah. Beberapa hari lalu, tepatnya ahad 12 Agustus 2012 kita ngadain jilbab share dan jilbab care. Tidak hanya diselenggarakan oleh Peduli Jilbab. Saudara/i kita dari ITJ (Indonesia Tanpa JIL) depok juga banyak bantu. Thanks a lot. Langsung aja deh nich foto - fotonya...  ini penyelenggara (Peduli Jilbab feat ITJ) Langsung praktek pakai jilbab syar'i with adik - adik sekolah master (masjid terminal)

Menghisab Diri

Gambar
Bismillah. Hisab, adalah perhitungan. Muhasabah adalah aktifitas mengevaluasi diri. Singkatnya, dalam keseharian kita dianjurkan untuk menghisab (evaluasi) diri kita sendiri. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Hasyr:18 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”  Begitulah, perintah Allah. Selain memperhatikan apa yang telah diperbuatnya pada hari ini, perencanaan untuk hari esok demikian penting. Dan kini, aku juga teringat untaian kalimat dari Umar bin Khaththab ra: "H isablah dirimu sebelum dihisab, dan timbanglah sebelum ia ditimbang, bila itu lebih mudah bagi kalian dihari hisab kelak untuk menghisab diri...

Please, jangan lebay

Gambar
Bismillah. Mengevaluasi isi hidup. Terlalu banyak sanjungan yang membuatku terlena dan gelisah. Astaghfirullah. Sungguh, ini merupakan pelajaran. Agar tak ku lakukan pada insan lain. Dan..menurut hematku, ini semua terjadi karena Allah yang menghijab aib - aibku dari mereka. Manusia. Satu solusi untukmu, wahai diri. Kembalikan pujian itu kepada Penciptamu. Allohu Khooliq. Alhamdulillah = segala puji hanya milik Allah. " Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka. " Sungguh, aku hanya hamba Allah. Tak lebih.

Bersyukur atau kufur?

Gambar
Alhamdulillah.. Apakah kita sudah bersyukur atas kemurahanNya? Semoga tak hanya penyampaian pada lisan yang basah. Namun, diharapkan dapat meresap ke dalam jiwa. Bersyukur.. atas sgala kesempatan yang tlah dikaruniakan kepada kita. Bersyukur, karena kaki ini masih bisa berjalan kemana dia inginkan. Bersyukur, karena mata ini masih dapat menatap indahnya ciptaan Allah. Bersyukur, karena kita adalah seorang Muslim. Bersyukur, karena hijab tlah melekat. Alhamdulillah..kuadrat..atau kubik (pangkat tiga). Sungguh, diri ini telah lalai dari kata bersyukur. Malas, dan pelupa dalam berterimakasih kepada Nya. Astaghfirullah...

Tak sekedar menyapa kata

Gambar
Di tengah hiruk pikuk tumbuhnya kedewasaan Diri ini tak ubahnya remaja yang baru tumbuh... Masih bermandikan warna putih, yang kelak akan lebih berwarna setelah datang pelepasan. Aku, di sini masih berjibaku dalam perkara pribadi. Sedangkan, lingkungan tlah mengaungkan teriakan yang membuatku tersadar.                                Usia, yang semakin bertambah nominalnya.. Namun, jatah hidup makin berkurang. Tak perlu risau, jika memang diri ini yakin kan merengkuh ridho-Nya. Namun, siapa yang bisa menjamin dirimu dan diriku di hadapanNya? Hanya DIA. Semoga Allah memberikan keberkahan dalam segala aspek kehidupan. Tak hanya sekedar menyapa diri dengan kata motivasi. Namun, segeralah menuju aksi nyata yang menenangkan. Menuju sakinah (ketentraman..)

Kembali Ke... Al-Qur'an

Gambar
Alhamdulillahirobbil ‘alamiin.. Allahu Akbar!!! Tak henti – hentinya lisan dan hati ini berdzikir. Subhanallah, terkesan ketika melihat seorang “hafidz” 30 Juz yang bernama Isa. Sungguh, motivasinya yang begitu mulia. Meskipun ia tak bisa berjalan sejak kecil. Ia ingin mempersembahkan mahkota kepada kedua orangtuanya kelak di surga. Sungguh, ini tamparan pertamaku. Bagaimana dengan aku? Ia mengatakan, bahwa tips dalam menghafal Qur’an adalah: Berdoalah kepada Allah. Karena Allah – lah yang memiliki Al-Qur’an, Allah yang menggenggam hati – hati kita. Minta kepada Allah agar dimudahkan dalam proses menghafal. Biarlah Allah yang membuka hati kita. Perbanyak Tilawah. Semakin banyak tilawah, maka akan semakin banyak lisan ini merekam bacaan Al – Qur’an Sabar Tawadhu’ Kedua, inilah keluarga yang sangat menginspirasi. Keluarga Abdul Rohim. Ia memiliki 4 anak. Anak pertama, lahir pada Januari 1991 : Sudah hafal 30 Juz (Imam di salah satu masjid di mekkah) Anak k...