Menghisab Diri

Bismillah.


Hisab, adalah perhitungan.
Muhasabah adalah aktifitas mengevaluasi diri.
Singkatnya, dalam keseharian kita dianjurkan untuk menghisab (evaluasi) diri kita sendiri.
Seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Hasyr:18

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” 

Begitulah, perintah Allah. Selain memperhatikan apa yang telah diperbuatnya pada hari ini, perencanaan untuk hari esok demikian penting. Dan kini, aku juga teringat untaian kalimat dari Umar bin Khaththab ra:
"Hisablah dirimu sebelum dihisab, dan timbanglah sebelum ia ditimbang, bila itu lebih mudah bagi kalian dihari hisab kelak untuk menghisab dirimu dihari ini, dan berhiaslah kalian untuk pertemuan akbar, pada saat amalan dipamerkan dan tidak sedikitpun yang dapat tersembunyii dari kalian. "
                                   
Astahgfirullah..
Ayo, kapan lagi kita bisa meneliti amalan kita tiap harinya. Bahkan tiap detik.
Jika lebih banyak amar ma'ruf.. please, jgn bangga! Maka bertahmidlah. Tanda syukur.
Dan jika lebih banyak keburukan di dalamnya, maka bertaubatlah dan perbanyak istighfar.

Semoga Allah melindungi kita dari kelalaian yang menyengsarakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Buka Jilbabmu Sampai Engkau Baca Basmalah

dari Allah, untuk perbaikanku

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk