Postingan

Jangan Buka Jilbabmu Sampai Engkau Baca Basmalah

Gambar
Manusia tidak bisa melihat jin, namun jin bisa melihat manusia dalam semua keadaan. Tidak segan-segan, jin yang kurang bertanggung jawab juga akan melihat seorang manusia dalam posisi ketika dia tidak mengenakan pakaian sehelai pun. Misalnya.. saat di rumah atau di kamar mandi. Untuk menanggulangi hal ini, Rasulullah SAW mengajarkan agar kita membaca "Bismillah..." saat hendak membuka pakaian. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Penghalang antara jin dengan aurat bani Adam, apabila kalian masuk kamar mandi, ucapkanlah "Bismillah." (HR. Tirmidzi no 606 dan dishahihkan al-Albani). Dalam lafadz yang hampir sama hadits ini juga diriwayatkan oleh Ath-Thabrani 3/67. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam shahih Al-Jami' no 5923. Jika seorang wanita yang begitu pemalu telah merasa aman dari pandangan manusia karena dia senantiasa menutup auratnya, janganlah dia merasa aman dari pandangan b...

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk

Gambar
Bismillahirrohmaanirrohiim... sumber gambar: Al-Fatih Studios Kalimat ta'awudz begitu sering diucapkan. Dan pertanyaannya, apakah sering jua diingkari? Semoga tidak, Diri ini hanya ingin membuka ruang muhasabah bagi diri sendiri, maupun bagi saudara/i seiman.. Yuk, muhasabah… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun dengan sengaja meninggalkan shalat… engkau kemanakan Allah dan RasulNya? aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Tapi masih asyik mendekati zina? (Al-Isra': 32) aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Realnya, hobi menghujat saudara sendiri… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun merasa nikmat ketika menenggak minuman keras… aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithon yang terkutuk. Namun dengan tenang memutuskan tali silaturrahim dengan saudara se-iman… aku berlindung kepada Allah dari godaan syait...

Dua Pasang Mata di Tengah Salju: "Al-Qur'an Bukan Cokelat !"

Gambar
( Banyak yang sebenarnya harus saya catat ketika bekerja menemani anak-anak di berbagai daerah dan negara. Namun,cerita yang satu ini amat berkesan. Menohok konsep diri. ) Anak-anak hebat tidak selamanya lahir dari fasilitas yang serba lengkap, bahkan sebagian dari mereka disembulkan dari kehidupan sulit yang berderak-derak. Mereka tumbuh dan berkembang dari kekurangan. Pada sebuah musim dingin yang menggigit, di sebuah pedalaman, di belahan timur Eropa, kisah ini bermula. Kejadian menakjubkan, setidaknya bagi saya. Salju bagai permadani putih dingin menyelimuti pedalaman yang telah kusut masai dirobek perang yang tak kunjung usai. Dentuman bom dan letupan senjata meraung-raung dimana-mana. Sesekali, terdengar ibu dan anak menjerit dan kemudian hilang. Di tenda kami, puluhan anak duduk memojok dalam keadaan teramat takut. Sepi. Tak ada percakapan. Tak ada jeritan. Hanya desah pasrah merayap dari mulut mereka terutama ketika terdengar letupan atau ...

Aku rindu kalian karena Allah

Gambar
Indahnya bergandengan tangan dalam meraih ridho Allah. Insan mana yang sanggup hidup sendiri? Jika kesendiriannya tak membuat 'mati' hablum minan naas-nya Menafikan sunnah Rasul dalam berjama'ah Teringat perjuangan kita dulu saat membangun cintaNya Yah..tentunya dengan versi kita yang masih pemula dalam da'wah ini.. Godaan syaithon insya Allah dirasa sanggup ditangkis kala berjama'ah.. Karena ada saudara/i kita yang mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Perjuangan ini.. akan terasa berat jika dipikul sendiri-sendiri. Langkah seribu pun tak akan bisa diraih dalam 1 malam. Padahal jika berjama'ah, potensi kita bisa bersatu padu terhimpun jadi sebuah amal yang besar. Lebih luas jangkauannya, karena hasil karya bersama. Saat kita merasa rapuh, akan ada saudara seiman yang menguatkan. Rela menghentikan langkahnya sejenak untuk menggandeng kita agar tetap maju. Perjalanan hidup tak selalu bahagia, kadang aku bahagia dan k...

Tafsir Al Kahfi 94-98

Gambar
Oleh: Ust. Agus Salim, Lc Kisah Zulqarnain Penguasa yang mensukseskan da'wahnya. Kekuatan dan kebenaran menjadi satu. Al quwwah wal haqq ibarat saudara kembar. Kebenaran tanpa kebenaran maka diabaikan. Kekuatan tanpa kebenaran maka dzalim. Objek da'wah pada kisah Zulqarnain merupakan kaum yang terdzalimi. Al Kahfi ayat 94, rakyat zulqarnain mengadukan tentang kekejaman yakjuj dan ma'juj. Kunci kesuksesan Zulqarnain. 1. Respek terhadap keluhan dan keadaan sekitar. Segera mejawab dengan amal (94). Talkless and more action :) 2. Ikhlas, tanpa pamrih. Apa yang di sisi Allah jauh lebih baik daripada apa yang di tangan manusia (95). 3. Quwwatul irodah / kuatnya tekad dan keinginan untuk membuat perbaikan dan perubahan serta mencegah kerusakan (95-96). 4. Melibatkan seluruh elemen dan kekuatan serta potensi yang ada, tidak kerja sendirian. Seluruh potensi yang ada dilibatkan. Sinergi/Amal Jama'i. - Kesuksesan terwujud atas seizin Allah (97). - Mengembalika...

Ramen by Request

Gambar
Bismillah.. Alhamdulillah ya Rabb, bahagianya bersanding dengan suami yang baik sekali. Alhamdulillah bi ni'matillah. Sudah beberapa hari yang lalu aku ingin sekali menyantap ramen dengan suami tercinta. Ahad lalu, tepatnya tanggal 23 Februari 2014 suamiku mengajakku untuk mengunjungi kampusnya di Bogor. Akupun ikut serta larut dalam kegiatan musyawarah akbar di sana. Ternyata suamiku berupaya mencari rekomendasi tempat makan ramen yang enak di sekitaran kampus. Ah, teh reni sampai repot-repot bertanya ke beberapa akhwat untuk mendapatkan info tempat makan ramen yang enak di sana. Alhamdulillah ada satu akhwat yang bernama Khoda, yang memberikan beberapa informasi yang oke.. Alhamdulillah.. Ba'da ashar, aku dan suami menelusuri jalan dengan si revo untuk hunting ramen. Alhamdulillah ketemu juga lokasinya. Sebelum pesan, seperti biasa aku menanyakan status kehalalan makanan ini kepada salah satu pelayan di sana. Alhamdulillah halal. Suamiku pesan ramen yang pedasnya level ...

dari Allah, untuk perbaikanku

Gambar
Bismillah.. Segala puji hanya bagi Allah, yang melimpahkan nikmat tiada tara dan tak terhingga. Usiaku saat ini 23 tahun, sejak 22 Februari 2014 lalu. 23 tahun yang akan dan memang harus aku pertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak. Aku bersyukur sekali menjadi bagian dari kaum muslimin. Allah menggariskan aku menjadi muslim adalah anugerah yang tak terhingga nilainya. Namun, ada yang mengganjal di dalam hatiku saat ini. Aku belum serius dalam melakukan perbaikan dalam tiap detik yang dititipkanNya. Aku masih lalai. Belum mampu mengatur diri ini dengan bijak. Aku tau bahwa dunia ini hanya sementara. Aku ingin bangkit ya Rabb. Aku harus lebih bermanfaat dari hari yang lalu. Aku ingin menjadi hambaMu yang shalih dan kembali dalam keadaan Qolbun salim. Aku ingin begiini, aku ingin begitu.. banyak sekali. Aku berharap semoga tulisan ini menjadi penyemangat diri dan saksi upaya perbaikan diri ini. Aku ingin bangkit ya Rabb. Menurutku, aku belum berbuat apa-apa untuk Islam. Namun,...

Dari Kakak menjadi Abi..

Gambar
Bismillah.. Ini adalah yang kedua kalinya upayaku untuk mengubah panggilanku kepada suami tercinta. Lima bulan pernikahan kami berlangsung, aku tak pernah berhasil mengubah panggilan dari Kakak menjadi Aa (panggilan kakak untuk orang sunda). Entah mengapa, mengubah habits yang satu ini begitu sulit dirasa. Aku pernah mencoba memanggil Aa dengan bahasa tulisan ketika di WhatsApp atau SMS. Namun akhirnya kembali lagi ke kebiasaan semula. :D Alhamdulillah sejak kurang lebih sebulan yang lalu.. suamiku bilang begini: "De.. mulai saat ini kita pantaskan diri jadi Abi dan Ummi. Nah..ummi panggil kakak Abi yaa.. nanti ka panggil de ummi.. Oke?" Aku jawab.. "Iya kak..In syaa Allah." Alhamdulillah sejak itu pelan-pelan aku mencoba memanggil suamiku dengan panggilan sayang Abi. Intinya, perubahan kali ini terasa lebih mudah dibandingkan yang lalu. Dan aku menyimpulkan.... bahwa sesuatu perubahan akan mudah dijalankan ketika kita memaknai perubahan tersebut untuk men...

Terimakasih pada Sang Maha Cinta..

Gambar
Tiga pekan tlah berlalu. Merenda kasih bersama hambaNya yang tlah ditakdirkan menjadi teman hidupku. Terimakasih kepada Sang Maha Cinta karena tlah menyatukan cinta kita :) Tiga pekan yang merupakan ajang untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain. Menyelami impian masing -  masing dan berikhtiar merealisasikan dengan cara yang disukai-Nya. Allah.. semoga cinta ini tak hanya di awal saja. Aku berharap, rasa ini membersamai kami hingga akhir hayat nanti. I know...that Love is never flat . Dan oleh sebab itu.. ku mohon, bantu aku untuk mematuhinya sesuai dengan perintahMu. Sudah tiga pekan berlalu.. semoga Engkau semakin ridho kepada kami. :)

Jangan kau lihat kulit luarnya..

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim.. Jika kuningnya buah berarti pertanda telah matang, dan gelapnya langit adalah hujan. Namun, dalam sisi lain manusia.. penilaian kulit luar tak selamanya membuahkan hasil presisi. Terkadang meleset, namun penuh hikmah di dalamnya. Itulah keunikan manusia. Tak mampu kita menilai dari sekejap pertemuan saja. Semoga Allah mengampuni kita dari lintasan prasangka yang tak baik. Entah, ketika praduga tak bersalah kita tancapkan di sembarang kesempatan. Astaghfirullah.. Yuk, kita belajar berprasangka baik. Waspada boleh, tapi jangan sampai melahirkan prasangka buruk di hati ini.

Kerinduan yang Menembus Dimensi Waktu

Gambar
Aku pernah merasakan kerinduan yang dibalut dengan rasa harap dan cemas Aku berharap, agar dapat bersama mereka(para Shalihin di tiap zaman) di jannahNya kelak.. Dan aku cemas, akankah aku bisa mencapai prestasi setinggi itu? Bersama dengan mereka yang berjuang atas nama Allah. Mereka yang ikhlas, dan mengajarkanku arti keikhlasan. Mereka yang mengajarkanku arti perjuangan dan syahid.. Mereka yang teguh memegang diin ini dengan segenap energi yang mereka punya.. Lantas, di titik ini aku berfikir..sampai kapankah aku hanya menjadi penonton mereka? Sampai kapan detik ini aku tunggangi dengan keterlambatan aksi nyata? Sampai kapankah aku hanya ingin dan ingin mencontohkan apa yang pernah mereka gapai… Rasa ingin yang absen dari amal perbuatan..astaghfirullah Hemm… Aku mulai menampar diri ini dengan kata-kata ku sendiri.. Aku tak ingin terpaku hanya pada titik ini Titik yang belum pasti keputusanNya berpihak pada surga.. Atau…naudzubillah (neraka) ...

Kontemplasi

Bergegas, mencari bekal untuk perjalanan panjang. Terkadang, kaki ini terkilir atau bahkan terluka hingga berdarah. Namun, perjuangan tetaplah perjuangan. Kisah ini belumlah berakhir hingga Sang Pemilik berkehendak. Entahlah.. dimana posisi kita kelak? Terkadang, cita-cita mulia kita untuk membersamai mereka, para pahlawan cintaNya. Sungguh manis, namun terasa sangat jauh untuk digapai. Terpaku pada dimensi ini. Yah.. aku, kita dan kamu sekarang masih dalam satu dimensi. Tapi tak jarang, kita mengunjungi dimensi lain dalam do’a dan kerinduan Rindu bersama mereka, para shalihin dalam tiap episodenya. Rindu yang mengalirkan energi kebaikan. Mari kita ubah air mata penyesalan ini dengan istighfar, harapan, semangat perubahan dan tawakal. Semoga Sang Maha Penyayang meridhoi tiap langkah – langkah kita. Insya Allah, kelak kita kan beralaskan za’faran, beraroma misik, dan berhiaskan sungai-sungai  yang dijanjikanNya. Itulah buah cinta yang sesungguhnya. Bandung, 7 M...

Allah Maha Lembut.. ^^

Gambar
Alhamdulillah, ahad kemarin dapat tausiyah dari salah seorang saudari yang menginspirasi. Nasihatnya adalah tentang salah satu asma'ul husna. Al - Lathif.. Al - Lathif, Allah Maha Lembut. Dengan kelembutanNya, terkadang kita tak merasakan nikmatNya yang senantiasa hinggap di diri ini.. Ketika Allah menyapa kita dengan hujan rintik - rintik, menyejukkan raga dan jiwa..itulah bukti, bukti kelembutan Allah.. Ketika Allah menyiapkan padi yang panen di sebuah tempat nun jauh di sana.. Kemudian atas izinNya, kita dapat menikmati nasi yang ternyata telah diproses sedemikian lama, untuk sampai ke piring kita. Ya Lathiif.. Ketika Allah memberikan kita pakaian yang melekat pada raga ini. Dengan kelembutanNya, kita kembali tak peka akan nikmatNya. Tentu saja, pakaian itu tak langsung ada di depan mata kita.. Perlu proses, dari menanam pohon kapas, kemudian proses pengambilannya, proses pengolahan kapas menjadi kain, kemudian dari kain menjadi baju.. Subhanallah, Allahu yaa La...

Bangga?

Gambar
Ya Allah, cukuplah menjadi kebanggaan bagiku, Engkau adalah Rabb-ku. Dan cukuplah menjadi kemuliaan bagiku, aku adalah hamba-Mu.. Ya Allah, Engkau sebagaimana yang aku inginkan, Maka jadikan aku sebagaimana yang Engkau inginkan.. -Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu- Subhanallah, masihkah kamu bangga dengan hal yang fana? Bangga, punya BB? Mobil mewah? Otak cerdas? atau...bla bla bla.. Astaghfirullah.. Ukuran bangga bagi seorang Muslim sejatinya bukanlah materi. Tapi kebanggaan yang tiada tara bagi seorang muslim adalah..ketika ia menyadari posisinya sebagai hamba Allah. Ya.. bangga karena Allah adalah Rabbnya..  Trus, kenapa harus bangga jadi seorang Muslim...? Bangga, dan bersyukur karena Allah tlah menggariskan kita untuk merengkuh nikmat Islam dan Iman. Peganglah erat - erat nikmat itu! Karena tidak seluruhnya memiliki nikmat yang kau genggam saat ini.. Jangan sampai, kita berbangga diri saat KTP kita menyatakan Islam. Tapi berbangga-...

Surat untuk pengemban da'wah

Gambar
Teruntuk, engkau adikku. Di jalan da'wah. Da'wah adalah nafas.. Lantas, apakah kita bisa menghentikan nafas ini? Apakah kita sanggup menatap dunia ini gersang dari siraman iman? Ataukah dingin. tanpa penghayatan? Na'udzubillah. Jika kita, hadir dan dihadirkan oleh Allah menjadi salah satu pejuang da'wah.. Apakah kita sanggup untuk menolaknya wahai adikku tercinta? Apakah diri ini sanggup menjawab pertanyaan di hadapan munkar dan nakir nanti? Tanggungjawab kita.. sebagai khalifah di bumi. BERAT. namun ada Allah dan RasulNya Amanah ini, sebagai penyambung da'wah Rasulullah dan para nabi terdahulu.. BERAT. namun ada Allah dan RasulNya . Sebelum ajal menjelang.. Sebelum kita menyesal.. Sebelum ruh ini brpisah dari raga. Bismillah..kita tunaikan amanah dengan sebaik baiknya.. karena Allah, semua akan menjadi indah. karena Allah, semua akan menjadi berkah. karena Allah, semua akan menjadi jannah. Begitu indahnya ...

Jangan cepat berpuas diri..

Gambar
Bismillah.. Terus bergerak, meskipun bahan bakar kini kian menipis.. Tapi langkah seorang pejuang tak boleh terhenti sampai di sini. Harus memperbaiki diri, meskipun tabiat iman memang fluktuatif. "Maka..nikmat Rabbmu manakah yang kau dustakan?" (Ar - Rahman) Begitu banyak masa yang disiakan. Begitu sering, diri hina ini merasa berpuas diri. Entah, karat apa yang hinggap di sini. Padahal, kunci orang sukses akhirat tak pernah berpuas diri akan ibadahnya. Seperti Rasulullah saw dan sahabat yang senantiasa totalitas dalam ibadah dan da'wah. Tak pernah merasa 'ke-PD-an' hingga berleha - leha dalam amal ibadah. Astaghfirullah.. Posisiku, tak ada apa - apanya dibandingkan mereka. Namun perjuanganku tak se-gigih mereka. Tak sedikitpun. Hari ini mulailah berkaca, wahai jiwa.. Mau engkau gunakan untuk apa masa muda ini? Manfaatkanlah! Karena ia bagai kuda yang berlari cepat. Meninggalkan ruang dan waktu. Hanya cintamu kepada Allah 'azza ...

Sifat ujub..

Gambar
Bismillah.. Sedikit review mengenai buku Tazkiyatun Nafs, pembahasan mengenai Ujub (Membanggakan Diri). Ya Allah..mau nangis teruss kalau baca bab yang ini.. #periksaDiri Rasulullah saw bersabda, "Apabila kamu berjumpa dengan seseorang yang memperturutkan sifat pelit, mengumbar hawa nafsu, mengutamakan dunia, dan selalu 'membanggakan pendapatnya sendiri', maka selamatkan dirimu" (at-Tirmidzi) Rasulullah saw. menasehati orang yang terjangkit penyakit ujub untuk melakukan uzlah (menyendiri), sedangkan dalam tiap kesempatan beliau selalu menganjurkan umat untuk berjama'ah. Nah, ternyata uzlah merupakan salah satu terapi pengobatannya.. Ibnu Athaillah as-Sakandari berkata mengenai sifat merasa cepat puas, "Asal segala maksiat adalah kelalaian dan cepat merasa puas atas apa yang dilakukan. Asal segala ketaatan adalah tidak lalai dan tidak merasa cepat puas atas apa yang dilakukan. Ilmu apakah yang membuat seorang alim itu merasa puas sehingga ia ta...

Nikmati saja prosesnya ^^

Gambar
Ketika melingkar ahad lalu.. Ummi membahas mengenai menikmati proses. Proses hidup yang begitu panjang, kadang menuai ujian dan bumbu kehidupan yang beragam. Orientasi hasil memang dibolehkan, namun tak dijadikan pembenaran jika prosesnya tak sesuai perintahNya. Jangan jadi hamba oportunis! #upss.. Ada sebagian orang yang mudah stress, ketika cita - cita atau harapannya tak mampu ia gapai. Kenapa? karena orientasi hasil yang berlebihan. Padahal, hasil itu adalah kehendak Allah. Hak prerogatif Allah saja. Dan sebagai seorang hamba, tugas kita adalah berusaha dan berharap mendapatkan yang terbaik. Nah, sebelum itupun bab yang ini juga harus selalu mengiringi sampai final apapun prosesnya. Apa sich? Yaa apalagi kalau bukan "Niat yang lurus, mengharap ridho Allah Yang Maha Segalanya.." Selain itu, proses yang kita jalani ini tak untuk dilewati begitu saja. Pentas ini.. adalah pentas kesungguhan iman dan islam kita. Sampai dimanakah tingkat kesabaran seorang insan dalam ...

Ya Rabb, Engkau-lah yang mengajarkanku

Gambar
Bismillah... Ya Allah jadikanlah air mataku hanyalah untuk Mu.. Bahagiaku hanya untuk Mu.. Cintaku hanya untuk Mu.. Shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Mu.. Ya Allah..sungguh, hambamu ini adalah insan yang mudah lupa. Padahal dalam tiap shalat, hamba senantiasa mengucap janji setia padaMu. Namun.. kekhilafan terus membayangi tiap desah nafas. Nampaknya, syaithon tak pernah rela melihat kami sujud padaMu. Ya Rabbi.. perlindungan hanya milikMu Yang Maha Menyaksikan setiap saat hanyalah Engkau. Bahkan, di kala tak ada yang ingin mendengar keluh kesahku. Itulah saatnya.. dan mestinya sedari dulu.. aku kembali menunduk menangis menghadapMu. Dan, sekali lagi. Engkau selalu setia setiap saat. Sungguh, hanya Engkau Yang Maha Suci.. namun, kau mengajarkanku arti ke-tawadhu-an. Subhanallah, Sang Maha Suci yang senantiasa menerima ampunan lumuran dosa hamba - hambaNya. Allah.. Kau lah Kekasih sejati yang sesungguhnya. :') Di saat yang lain ogah meneman...

Jangan hanya mengutuk gelap!

Gambar
Bismillah.. Membaca karya Ustadz Salim A. Fillah, "Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim" memberikan torehan tersendiri. Mengapa? Sungguh, tak kan mampu ku paparkan seluruhnya. Mungkin ini hanya refleksi sebagian kecil dari keseluruhan itu. Menjadi Muslim, adalah menjadi kain putih.. lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, kesejukan. keceriaan, dan cinta bagi semesta alam. Manis, bukan? Dari buku ini, aku belajar memaknai amanah sebagai seorang Muslim. Yah, penuh perjuangan. Memang, nikmat ini yang sering dilupakan..abstain dari pikiran seorang muslim. Nikmat Islam. Semoga, tak kan melupakan nikmat agung ini.. aamiin. Muslim, tak sekedar syahadat-shalat-puasa-zakat-haji.. namun, jauh lebih dalam lagi jika cita-cita seorang Muslim adalah Kaaffah! Biarkanlah, para musyrikin menghendaki kesenangan duniawi. Biarkanlah. Janganlah kita jadi follower mereka. Kita, adalah generasi mulia dengan kebanggaan tiada tara menjadi hamba Allah. Apalagi yang kita banggakan selain me...